Hai teman-teman. Aku #DitaVeggie, lactovegetarian.
Bertepatan di Hotel Grand Dafam, Surabaya (31/01) bersama YOUVIT, teman-teman media, blogger dan social media influencer lokal Yummy Surabaya telah berlangsung sebuah event bernama YOUVIT Media & Community Foodpedia yang juga dihadiri oleh Rachel Olsen (Nutrition Specialist). Tema utama dalam event ini yaitu mengenai cara memasak sehat dan mudah tanpa MSG. Penggunaan MSG di dalam makanan dapat membuat rasa makanan menjadi lebih enak. Namun, apabila dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menaikkan risiko obesitas, darah tinggi dan memperburuk alergi pada makanan. Bagaimana caranya untuk menghindari “bumbu masak artifisial” ini?
Bertepatan di Hotel Grand Dafam, Surabaya (31/01) bersama YOUVIT, teman-teman media, blogger dan social media influencer lokal Yummy Surabaya telah berlangsung sebuah event bernama YOUVIT Media & Community Foodpedia yang juga dihadiri oleh Rachel Olsen (Nutrition Specialist). Tema utama dalam event ini yaitu mengenai cara memasak sehat dan mudah tanpa MSG. Penggunaan MSG di dalam makanan dapat membuat rasa makanan menjadi lebih enak. Namun, apabila dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menaikkan risiko obesitas, darah tinggi dan memperburuk alergi pada makanan. Bagaimana caranya untuk menghindari “bumbu masak artifisial” ini?
Pilihan bahan makanan yang berasal
dari bumbu alami sangat banyak dan mudah ditemui di Indonesia. Maka dari itu,
tidak ada salahnya jika kita kembali menggunakan bumbu alami lokal. Makanan
Indonesia juga dikenal dengan beragam rempah dan bumbu yang digunakan. Misalnya
daun basil (kemangi) yang sering digunakan sebagai lalapan. Dalam setiap 100 gr
daun kemangi mengandung 20 gr kalori. Daun kemangi juga mengandung minyak
esensial yang memiliki aroma menenangkan dan bermanfaat bagi kesehatan. Selain
itu, daun kemangi juga mengandung serat, protein, air, vitamin A, vitamin B,
vitamin C, vitamin E, vitamin K, seng, kalium, kalium, zat besi, magnesium, dan
mangan. Contoh lain yaitu daun seledri yang sering digunakan sebagai penyedap
makanan seperti sop atau bisa juga sebagai jus. Dapat juga digunakan sebagai
obat tradisional. Akar dan daunnya mengandung asparagin asam amino dan juga
tirosin, asam nikotinat, minyak atsiri, zat mikro, dan karoten. Daun seledri
juga mengandung vitamin B (tiamin, ribloflavin), vitamin K, E, provitamin A,
zat mineral, kolin, protein, dan asam askrobat.
Pada event ini, Rachel Olsen
berbagi mengenai lima jenis bumbu dapur (daun ketumbar, kemangi, thyme,
rosemary, dan oregano) yang tanpa disadari memiliki khasiat yang bagus untuk
kesehatan. “Bumbu dapur yang berasal dari daun-daunan punya kandungan anti
oksidan yang cukup tinggi sebenarnya. Nah, seperti yang kita sudah banyak tahu
anti oksidan ini berguna untuk menangkal radikal bebas dari polusi. Selain itu,
fungsi lainnya yaitu untuk menjaga fungsi sistem pencernaan agar bekerja baik
dan maksimal,” ujarnya.
Dia juga mengatakan bahwa anti oksidan yang dibawa oleh bumbu dapur
alami dapat membantu melindungi sel dari radikal bebas. Saat tubuh kita
‘terbebas’ dari racun, berarti proses penyerapan nutrisi dapat lebih maksimal.
Selain itu, bisa juga membantu untuk menstabilkan kadar gula darah dan tekanan
darah tinggi.
Ketika kita tetap mengonsumsi
makanan yang mengandung MSG, kita sebenarnya kehilangan kesempatan untuk
mendapatkan anti oksidan alami. Hal ini dapat mengakibatkan proses penyerapan
nutrisi terganggu. “Karena sekarang ini lumayan susah untuk menghindari MSG,
kita harus pintar-pintar menjaga nutrisi seimbang untuk tubuh kita. Nah,
sebaiknya tambahan nutrisi dari multivitamin harus tetap ada. Sekarang sudah
ada multivitamin gummy seperti YOUVIT yang kandungannya 10 jenis vitamin dan 2
mineral. Rasanya enak mixberry dan juga bisa dikunyah dimana saja tanpa perlu
tambahan air,” tambahnya.
YOUVIT dikembangkan pada tahun 2016 yang
merupakan multivitamin gummy berkualitas premium pertama untuk dewasa di
Indonesia. Kandungan dan manfaat YOUVIT setiap gummy YOUVIT mengandung 10
vitamin dan dua mineral penting bagi tubuh. Dosisnya mengikuti secara ketat
standar AKG (Angka Kecukupan Gizi) di Indonesia. YOUVIT saat ini telah tersedia
dalam paket sachet untuk tujuh hari yang tiap sachet berisi tujuh gummy.
Multivitamin ini sesuai untuk usia 16 tahun ke atas. Konsumsi satu gummy per
hari dianjurkan setiap pagi. Harga jual untuk satu sachet YOUVIT adalah sekitar
Rp 15.900.
Tidak hanya talkshow dengan Rachel saja, terdapat juga fun
games dengan total hadiah satu juta rupiah dan produk YOUVIT untuk empat
bulan. Pada event ini, dihadiri juga Chef dari Grand Dafam Hotel
Surabaya yang melakukan cooking demo cara mudah untuk mengolah makanan
sehat, enak dan simpel dengan menggunakan bumbu dapur alami. Warna pink pada nasi berasal dari buah bit.
Berikut beberapa keseruan saat event
berlangsung:
Desserts nya menggoda sekali gak sih?
Foto di atas waktu aku ikutan fun
games menebak nama-nama daun hanya dengan mencium baunya. Ada daun oregano, basil, dan thyme. Sayang, aku cuma bisa nebak satu daun yang benar hehehe. Alhamdulillah.
Ternyata Rachel Olsen seorang vegan. Walaupun kadang cheating waktu ada event birthday party atau waktu dia jalan sama her boyfriend.
Rebutan ngefoto masakan buatan chef Grand Dafam.
Foto terakhir ini adalah goodie bag and gift karena aku menang walaupun juara tiga. Lumayan dapat voucher belanja senilai 200 ribu.
Terima kasih YOUVIT, YummySurabaya, dan Grand Dafam atas kesempatannya. Semoga bisa diinvite di event-event selanjutnya. Alhamdulillah pengalaman baru lagi, selalu senang tiap datang di event masak.
Comments
Post a Comment